Demo tema Warta Kini dari Ola Web Design. Nama usaha dan isinya hanya contoh.

Detail tema Pakai tema ini
Minggu, 18 Oktober 2026 Edisi Sembada, diperbarui setiap jam
Warta Kini
Pesepeda melintasi zebra cross di persimpangan kota, dilihat dari atas

Laporan utama

Setahun jalur sepeda Sembada: lebih ramai, belum aman

Jumlah pesepeda di koridor pusat kota naik tiga kali lipat. Tapi separuh jalurnya masih terputus di persimpangan, dan di situlah kecelakaan terjadi.

Oleh Rani Kusuma dan Arif Setiawan, 9 menit baca

Laporan utama Sisa 4 menit

Kota

Setahun jalur sepeda Sembada: lebih ramai, belum aman

Oleh Rani Kusuma dan Arif Setiawan. Diterbitkan Minggu, 18 Oktober 2026, 07.00 WIB.

Pukul enam pagi di koridor Jalan Merdeka, deretan pesepeda sudah mengular di lampu merah. Setahun lalu, pemandangan ini hampir mustahil. Sekarang, penghitung otomatis di tiga titik mencatat rata-rata 4.200 pesepeda per hari, naik dari 1.300 sebelum jalur dibuka.

Tapi angka itu menyembunyikan satu masalah. Dari 18 kilometer jalur yang dijanjikan, baru 11 kilometer yang tersambung. Sisanya berhenti tepat sebelum persimpangan besar, memaksa pesepeda bergabung dengan arus mobil di titik yang paling berbahaya.

Seorang pesepeda melaju di samping mobil di jalan kota
Pesepeda berbagi lajur dengan mobil di ujung jalur yang belum tersambung. Foto ilustrasi.

Data kecelakaan dari dinas perhubungan kota menunjukkan 23 dari 31 kecelakaan yang melibatkan sepeda tahun ini terjadi di dalam radius 50 meter dari ujung jalur yang terputus. "Jalurnya bagus, sampai tiba-tiba hilang," kata seorang kurir yang setiap hari melintas di sana.

“Jalurnya bagus, sampai tiba-tiba hilang. Di situ kami harus menebak mobil mana yang mau belok.”

Pemerintah kota menyebut penyambungan tertunda karena tiga persimpangan butuh pengaturan ulang lampu lalu lintas. Targetnya selesai sebelum musim hujan tahun depan, dengan anggaran yang sudah masuk rencana kerja.

Sementara itu, komunitas pesepeda membuat peta sendiri: titik merah untuk ujung jalur, titik kuning untuk persimpangan yang dianggap aman dilewati. Peta itu kini dipakai sekolah-sekolah di pusat kota untuk merencanakan rute anak yang bersepeda.

Artikel ini adalah contoh isi untuk demo tema. Sembada adalah kota fiktif.